.png)
SURABAYA – Penampilan Tari Remo membuka rangkaian Seminar Nasional & Call of Paper "Hukum dan Pancasila Vol.6 2026" di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dengan penuh khidmat dan semangat. Tarian khas Jawa Timur tersebut dibawakan oleh salah satu anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari, yang berhasil memukau para peserta dan tamu undangan, termasuk tokoh-tokoh hukum yang hadir dalam acara tersebut.
Menonjolkan Identitas Jawa Timur
Penari Tari Remo, Angel Putri, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) program studi Administrasi Bisnis, yang juga menjabat sebagai bendahara UKM Tari, mengungkapkan alasan pemilihan tarian tersebut sebagai pembuka acara.
“Tari Remo itu identik banget sama Jawa Timur dan sering digunakan untuk membuka acara. Jadi saya ingin menonjolkan identitas Jawa Timur dalam Seminar Nasional ini,” ujar mahasiswi Administrasi Bisnis tersebut.
Menurutnya, Tari Remo bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan sarat akan makna yang ingin disampaikan kepada para penonton.
Pentingnya Seni tradisional dan maknanya diruang akademik
Dalam penampilannya, Angel berupaya menyampaikan nilai kepahlawanan dan semangat perjuangan yang terkandung dalam setiap gerakan Tari Remo. Ia menilai bahwa tarian tradisional memiliki pesan moral yang kuat, khususnya bagi generasi muda.
Angel menekankan pentingnya menghadirkan seni tradisional dalam acara akademik pada acara Seminar Nasional & Call of Paper ini karena menurutnya, di tengah maraknya modern dance, seni tradisional mulai jarang ditampilkan.
Persiapan Matang Tanpa Kendala
Persiapan yang dilakukan menjelang penampilan terbilang cukup intens. Angel mengaku melakukan latihan secara mandiri, meskipun tetap dengan pendekatan santai karena telah memiliki dasar tari sejak kecil di sanggar. Respon positif dari penonton juga menjadi dorongan semangat tersendiri. Ia merasakan apresiasi yang diberikan membuatnya semakin percaya diri dalam menampilkan seni tradisional.
Sehingga melalui penampilan ini, Angel berharap semakin banyak mahasiswa yang tertarik untuk melestarikan seni tradisional, khususnya Tari Remo. Ia juga berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga budaya lokal agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Semoga dengan tari ini, semakin banyak yang melek seni tradisional dan ikut melestarikannya,” tutup bendahara UKM Tari tersebut.
Penulis : Rahajeng Retno Sejati
Editor : Dwita Rama Dhanty, S.AP
Sistem ini meliputi Sistem Alumni, Pencarian Lowongan Kerja Dan Pengajuan Beasiswa.
Login dan password yang digunakan adalah yang login yang digunakan di akses sistem akademik Untag Surabaya (sim.untag-sby.ac.id). Hal tersebut berlaku juga untuk para alumni yang telah terdaftar di Untag Surabaya
© 2016 Business_Blog. All rights reserved | Template by W3layouts